Inilah mantraku
Kulafalkan tak jemu-jemu
Karena aku koruptor nomor satu
Di kantorku tentu
“Semprong bolong buntet alu,
duwit segerbong, wahai, ikutlah padaku”.
“Semprong bolong buntet alu,
dollar kuboyong di dalam kardus itu”.
“Semprong bolong buntet alu,
uang nyelonong ke dalam amplopku selalu”.
Itulah mantraku
Yang kini kuajarkan
Dengan kelicikan
Kepadamu anak cucuku
Syukur Budiardjo, Penulis dan Pensiunan Guru ASN di DKI Jakarta. Alumnus Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) Jurusan Bahasa Indonesia IKIP Jakarta.









