Yogyakarta – Rabu, 27 Desember 2023, Jajaran Mandataris Lembaga Kegiatan Mahasiswa mengadakan rapat koordinasi dan pengarahan dengan pihak Wakil Dekan III yang menaungi Bidang Kemahasiswaan yang di inisiasi oleh mandataris Ketua Dema-F. Acara berlangsung pada jam 13.00 WIB yang bertempat di Smart Room FUPI. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyambung tali silaturrahmi antara jajaran mandataris LKM dengan jajaran dekanat FUPI.
Setelah acara dibuka, Wakil Dekan III memberikan pesan, “Ini merupakan awalan yang baik untuk membuka agenda kepengurusan selama satu periode ke depan, karena awal yang baik akan diakhiri dengan yang baik pula. Lalu saya ingin mengubah orientasi para pemimpin ini menjadi ke arah internasional. Minimal kita punya dua agenda Internasional selama masa periode kepengurusan.” ujarnya ketika forum. Tentunya hal tersebut menimbulkan tanda tanya besar kepada sebagian pihak LKM yang hadir lantaran wacana-wacana yang disampaikan oleh Dr. H. Shofiyullah Muzammil, S.Ag., M. Ag selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan yang seakan tidak berorientasi kepada hak-hak pendidikan kemahasiswaan.
Memang tidak ada yang buruk dari kalimatnya, dan itu tergolong kepada sebuah hal yang baik dan ingin membawa Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam ke arah yang berintegritas. Tetapi alangkah lebih baiknya jika internasionalisasi dilaksanakan setelah selesai dengan pedidikan yang ada di fakultas. Berkaca kepada visi dan misi awal mayoritas mandataris tentang keberpihakan terhadap hak-hak mahasiswa, tentu hal tersebut bukan hal yang urgen bagi mahasiswa.

Hal tersebut didukung dengan ucapan bahwa anggaran yang diterima oleh setiap LKM adalah 66 juta dengan 7 lembaga dibagi rata dan sifatnya stimulus atau hanya sebagai rangsangan. “Anggaran yang diberikan fakultas sifatnya hanya stimulus, jadi selanjutnya silahkan kalian kreatif untuk membuat program kerja yang bisa di kapitalisasi”, lanjutnya dalam rapat koordinasi dan pengarahan. Tentu nominal tersebut dinilai kecil untuk tujuh (7) lembaga fakultas. Karena mengingat setiap lembaga kemahasiswaan memiliki program kerja yang perlu didukung sepenuhnya oleh dana fakultas sesuai dengan misi mayoritas mandataris yakni untuk membangun LKM yang lebih baik.
Berdasarkan informasi yang diberikan, bahwa anggaran yang diberikan negara kepada fakultas senilai 6 milyar rupiah. Dengan berbekal informasi tersebut, sangat tidak masuk akal jika anggaran yang diberikan fakultas kepada LKM hanya 66 juta dan itupun dibagi rata dengan 7 lembaga yang ada di fakultas. Hal ini bisa menjadi masuk akal jika ada transparansi dari pihak bersangkutan terkait alokasi dana tersebut untuk pengembangan mahasiswa selain LKM. Namun, hingga saat ini isu-isu tersebut masih belum terjawab dan masih menjadi rentetan tanda tanya.
Lebih jauh lagi, sebagai Wakil Dekan III yang menaungi Bidang Kemahasiswaan sangat tidak memiliki orientasi kepada mahasiswa dengan mengadakan akselerasi program kerja teman-teman LKM demi program kerja bidang III. Hal ini dinilai menurutnya mampu untuk menjaga Akreditasi yang dimiliki Fakultas. “Saya mau program kerja tahun ini dipercepat sampai bulan Juli, agar bulan selanjutnya teman-teman LKM fokus ke program kerja bidang III”, ucap beliau ketika forum.
Secara tidak langsung, ada pemutusan agenda yang dimiliki oleh teman-teman LKM ini demi menunjang kesuksesan program kerja bidang III. Terlebih dana yang digelontorkan oleh fakultas juga terbilang kecil. Ketua Senat Mahasiswa FUPI terlantik, Zainul Hasan sempat memberikan komentar mengenai kegiatan-kegiatan semacam ‘Masa Keakraban’ yang seyogyanya diberlakukan pasca PBAK di sekitar bulan agustus-september, namun Wakil Dekan III memberikan tanggapan, “kegiatan-kegiatan semacam itu suatu saat nanti bisa dialihkan dan seharusnya bukan LKM yang mewadahinya, bisa saja program studi masing-masing ataupun fakultas”. Dengan kata lain posisi HMPS atau LKM pada saat itu hanya sebagai lembaga pembantu saja.
Lebih lanjut, Wakil Dekan III menambahkan, “Mari kita bekerjasama selama satu periode ke depan. Saya membantu kalian selama enam bulan pertama, dan setelah bulan agustus nanti kalian semua membantu kerja-kerja bidang III, kurang lebih sekitar lima kegiatan lah”. Namun hingga akhir belum ada tranparansi kegiatan apa nantinya yang akan digagas oleh Wakil Dekan III.
Oleh : NF









