Cerpen

‘Entah bagaimana aku bisa mencintai’, kalimat yang selalu aku renungkan setiap saat. Seperti saat ini, aku duduk di teras rumah, menatap rembulan yang sempurna oleh mata, kebiasaan setiap malam ...

ان صلاتي ونسكي ومحياي ومماتي لله ربّ العالمين Sore hari di teras rumah, kakekku duduk menikmati hangat matahari sore ditemani dengan teh hangat yang dibuat oleh nenek. Usianya yang sudah memasuki senj...

Salam hangat untuk semua: bapak, ibu, anak, laki-laki, perempuan, muda, tua. Semua yang ada. Tidak dapat aku sebutkan satu persatu, tanpa mengurangi rasa penghormatan. Perkenalkan, aku adalah Budi-Man...

1...34567