Filsafat sebagai ibu dari segala ilmu menjadi pembahasan yang sangat hangat dikalangan beberapa pelajar khususnya mahasiswa, hal ini tidak luput dari berbagai realita karena filsafat sebagai sumber ilmu pengetahuan yang sangat mendalam didalam ruang lingkup diskusi.
Ilmu yang mengajarkan bagaimana cara berpikir menggunakan rasio menjadikan filsafat sebagai ilmu yang cukup disegani oleh beberapa orang tidak terkecuali dengan pelajar di beberapa universitas, akan tetapi seiring berjalannya waktu banyak orang menjadikan filsafat hanya sebagai tolak ukur untuk alasan sebagai bahan diskusi tanpa menjadikan filsafat sebagai ilmu untuk berpikir secara luas dan sistematis.
Sama seperti illmu pengetahuan yang lain, sebelum mempelajari filsafat secara mendalam sebaiknya mengenal tokoh -tokoh filsafat dan sejarah awal ilmu pengetahuan itu ditemukan dan dikembangkan didunia pendidikan hingga relevan sampai sekarang.
Mengenal sejarah filsafat lebih dalam, kees Bertens menulis buku Sejarah Filsafat Yunani sebagai awal untuk memahami filsafat melalu sejarah yunani yang dimulai dari sejarah tentang Thales hingga Aristoteles, hal ini dipikir diperlukan untuk jembatan bagaimana para tokoh tokoh filsafat yunani berpikir tentang ilmu metafisika atau tentang hal hal yang mencakup dengan dunia.
Buku yang dikarang oleh Kees Bertens sendiri cukup relevan dikalangan para pelajar termasuk mahasiswa, pembelajaran tentang sejarah fislafat yunani ini cukup luas, bagaimana penulis menjelaskan secara gamblang tentang sejarah filsafat dari awal hingga Aristoteles secara sistematis dan dipetak -petakan untuk mempermudah para pembaca memahami isi buku tersebut.
Namun untuk para pemula yang ini mempelajari sejarah filsafat yunani buku ini dirasa kurang untuk dipelajari, hal ini dikarenakan banyak teks – teks yang sulit untuk dipahami oleh para pemula, tidak hanya itu walau penulis sudah menjelaskan secara sistematis dan dipetak – petakan sering juga ditemukan beberapa teks yang tidak dijelaskan secara terang oleh penulis salah satunya mengenai buku yang ditulis oleh plato tentang isi bukunya.
Hal inilah maka diperlukan bagi pemula tidak hanya membaca sejarah fislafat yunani karangan Kees Bertens saja untuk mempelajari sejarah filsafat yunani, beberapa buku yang bisa digunakan sebagai referensi pembelajan sejarah filsafat yunani, salah satunya adalah buku Alam Pikiran Yunani karangan Muhammad Hatta yang memiliki teks bacaan yang mudah dipahami oleh pemula untuk mempelajari sejarah filsafat.
Oleh karena itu dianjurkan tidak hanya mempelajari dari satu buku saja untuk mempelajari sejarah filsafat yunani yang lumayan luas pembahasannya dan menjadi awal mula untuk mempelajari ilmu filsafat secara menyeluruh. Waallahu A’lam.
Judul Buku : Sejarah Filsafat Yunani
Penulis : Prof. Dr. K. Bertens
Penerbit : Kanisius
Cetakan : Lima Belas, Januari 2019
Tebal Buku : 223 halaman









