Beranda / News / Perayaan Maulid Nabi dan Kondur Gongso Kraton Yogyakarta

Perayaan Maulid Nabi dan Kondur Gongso Kraton Yogyakarta

YOGYAKARTA-Kraton Jogja gelar kembali tradisi Sekaten dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. Banyak sekali rangkaian acara dalam perayaan. Berdasarkan postingan Instagram Kraton Jogja, perayaan dimulai dengan Miyos Gongso hingga Grebeg Maulud. Mulai tanggal 21-28 September 2023.

Warga dan Prajurit menyambut Sri Sultan Hamengkubuwono X saat ikuti acara Maulud dan Miyos Gongso. (Foto: Cak Sun).

Pembacaan Maulid Nabi sekaligus Kondur Gongso merupakan puncak acara dalam Sekaten Kraton Jogja. Digelar tanggal 27 September pukul 20.00 hingga 24.00 di Masjid Gedhe Yogyakarta.

Sebelum pembacaan maulid, Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X membagikan udhik-udhik yang terdiri dari beras kuning, uang logam, dan bunga oleh . Pembagian udhik-udhik ini melambangkan kemurahan Sultan kepada rakyatnya serta harapan memberikan kemakmuran.

Gamelan dibunyikan sejenak kemudian dilanjutkan membaca Maulid Nabi, menariknya pembacaan Maulid menggunakan bahasa jawa oleh abdi dalem. Dihadiri warga dengan antusias dan ramai. Banyak warga duduk di jalan untuk ikuti acara. Gamelan dibunyikan kembali.

Alunan gending setelah pembacaan Maulud di Kagungan Dalem Masjid Gedhe Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. (Foto: Cak Sun)

Setelah pembacaan Maulid, dilanjutkan resepsi Kondur Gongso. Kondur Gongso merupakan tradisi pengembalian Gamelan Kyai Guntur Madu dan Nagawilaga dari halaman Masjid Gedhe Kauman ke Bangsal Ksatriyan Keraton Jogja. Sebuah pusaka Keraton Jogja yang ditabuh selama tujuh hari berturut-turut sejak awal Sekaten di Pagongan Lor dan Pagongan Kidul Masjid Gedhe Kauman.

Persiapan prajurit mengiringi prosesi acara Miyos Gongso. (Foto: Cak Sun).

Sebelum dikembalikan ke dalam Keraton, dua perangkat gamelan tersebut, diberi sesaji seperti bungkusan makanan serta rangkaian mawar dan melati di Pagongan Lor dan Pagongan Kidul.

Prajurit melewati gapura Majid Gedhe dalam proses pengarakan. (Foto: Cak Sun)

Kemudian masuk pada acara inti yakni pengarakan Gamelan Kyai Guntur Madu dan Nagawilaga dari Masjid Gedhe Kauman ke Keraton Jogja yang juga dapat disaksikan langsung oleh masyarakat.

Abdi dalem membawa lilin untuk memeriahkan proses pengarakan. (Foto: Cak Sun).
Prajurit membawa Gongso Kyai Guntur Madu. Satu dari dua gongso pusaka kraton. (Foto: Cak Sun).
Terlihat Gongso Pusaka milik Kraton Yogyakarta. (Foto: Cak Sun).
Suasana acara Maulud dan Miyos Gongso Kraton Yogyakarta. 27 September 2023. (Foto: Cak Sun).
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *