Beranda / Esai / Opini / Anak dan Pendidikan Akhlak yang Baik

Anak dan Pendidikan Akhlak yang Baik

anak

Akhlak dalam KBBI merupakan budi pekerti atau kelakuan. Syaikh Abdurrahman bin Nasr as-Sa’di mengatakan bahwa, akhlak mulia adalah akhlak yang utama dan agung. Dibangun atas kesabaran, kelembutan dan kecenderungan pada perangai yang terpuji. Akhlak ini melahirkan sikap mudah memaafkan, dapat bersikap toleran terhadap sesama mahluk dan senang berbagi manfaat dengan yang lain. Pendidikan Akhlak harus benar-benar didalami dan diterapkan kepada setiap anak. Anak yang lahir ke dunia bagaikan selembar kertas kosong, dan peran orang tua yang akan mengisi kekosongan tersebut. Ketika anak tidak diajarkan akhlak yang baik anak akan mudah membangkang dan bahkan berani kepada orang tua.

Dalam sebuah buku tulisan Suhartono dan Roidah, dijelaskan ada beberapa metode dan strategi pendidikan ahlak pada anak. Secara garis besar, yang pertama adalah metode keteladanan (uswatun khasanah). Anak mempunyai kecenderungan meniru, terutama meniru perilaku orang-orang disekitarnya, maka dari itu orang tua sebagai suri tauladan harus senantiasa membiasakan hal-hal baik supaya anak juga meniru hal tersebut. Kedua, metode pembiasaan. Pada metode ini anak harus senantiasa dibiasakan untuk bertutur kata dan berperilaku sopan santun untuk mencerminkan akhlak yang baik, peran orang tua sangat penting pada setiap tumbuh kembang anak, agar menanamkan kedisiplinan dan memberi tau kewajiban anak terhadap agama.

Keempat, metode perhatian. Yakni mencurahkan, memperhatikan, dan senantiasa mengikuti perkembangan anak. Kelima, metode hukuman dan hadiah. Ketika anak melakukan kesalahan beri peringatan dengan memberi hukuman yang mendidik dan dapat menambah wawasan anak, sebaliknya ketika anak melakukan sesuatu yang baik hendaknya orangtua memberikan apresiasi kepada anak. (Suhartono:2019, 11-15)

Ikatan antara anak dan orang tua akan terbentuk dengan alamiah apabila ada timbal balik antara keduannya. Jika orang tua memberikan kasih sayang dengan setulus hati anak akan menerima masukan dan juga kritik dan saran yang disampaikan dengan halus pula, tidak menghakimi dan memberikan alasan yang logis apabila melarang sesuatu. Kebiasaan berakhlak harus dibiasakan bukan menyerahkan peran sekolahan untuk mengajarkan akhlak, namun dari keluarga harus membasakan berakhlak, supaya tertanam pada jiwa anak.

Dengan membiasakan pendidikan akhlak sedari dini diharapkan anak akan berakhlak baik terhadap siapapun, khususnya kepada kedua orang tua. Ketika pendidikan akhlak dikesampingkan, yang ditakutkan adalah hilangnya keseganan anak karena tidak tau ilmu berakhlak.

Seperti sebuah kasus di Kebumen yang diberitakan oleh porta berita Liputan6 (11/07/2020). Seorang anak tega menganiaya ibunya dengan botol minuman ringan yang dipukulkan dipelipis ibunya. Ibu tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit namun akhirnya harus meregang nyawa setalah tujuh hari dirawat. Motif pelaku karena ibunya menolak untuk memenuhi keinginannya mengubah surat perjanjian keluarga tentang pembagian harta waris.

Seorang anak yang seyogyanya menghormati dan menyayangi orang tua, tiba-tiba bisa menjadi laiknya orang lain hanya karena harta. Alhasil, menanamkan pembelajaran akhlak sejak dini merupakan suatu hal yang sangat mendesak dan penting.

 

Penanaman Akhlak dan Implementasinya kepada Anak

Banyak hal yang bisa dilakukan supaya anak tau ilmu tentang aklhak diantaranya, yang pertama, mengenalkan ilmu tentang akhlak sejak dini. Anak kecil mempunyai kebiasaan meniru maka sejak dini sebagai orang tua harus mencontohkan akhlak yang terpuji agar kelak saat dewasa anak bisa berakhlak mulia.

Kedua, membiasakana menghormati orang tua, sedekat-dekatnya anak dengan orang tua tetap harus ada sekat, meskipun terkadang ada hubungan anak dan orang tua laiknya seperti sahabat, namun seyogyanya tetap ada sekat dan tetap ada rasa hormat anak kepada orang tua. Membiasakan menggunakan bahasa yang halus dan lembut juga salah satu cara menghormati orang tua, tidak membentak dan mengeraskan suara.

Ketiga, menaati perintah orang tua, selagi itu tidak menyalahi aturan agama. Orang tua selalu ingin memberikan ynag terbaik untuk buah hati mereka, meskipun terkadang keinginan orang tua dan anak bersebrangan, namun sebagai anak selagi kita bisa dan mampu menaati perintah mereka, karena itu adalah salah satu membuat orang tua bahagia.

Keempat, setelah menaati kita harus memuliakan kedua orang tua, bukan hanya sebagai rasa balas budi karena mereka telah membesarkan kita namun sebagai bentuk kecintaan kita terhadap mereka. berkata dengan halus dan lemah lembut dan tidak membentak mereka. merawat dan selalu menyayangi orang tua apapun keadaan mereka. itu merupakan bentuk bhakti kita.

Kelima, mendoakan orang tua, doa kepada orang tua harus dipanjatkan setiapkali kita menghadap Allah, menyelipkan doa untuk kesehatan, kesejahteraan, dan juga hadiah surga untuk mereka kelak adalah salah satu cara berbhakti kepada orang tua.

Keenam, membantu orang tua, terkadang banyak anak yang enggan untuk membantu orang tua karena kesibukan mereka, hendaknya kita menyempatkan untuk membantu orang tua, apalagi ketika kita masih tinggal satu rumah dengan orang tua. Seperti membantu membersihkan rumah, atau membantu pekerjaan lainnya seperti berkebun ataupun berjualan ketika itu adalah mata pencaharian orang tua.

Ketujuh, selalu menjaga hubungan silaturahmi terhadap orang tua, menyempatkan mengunjungi orang tua di sela kesibukan anda, menelfon mereka disela pekerjaan anda dan memberikan perhatian kepada orang tua. Seperti pepatah kasih ibu sepanjang masa kasih sayang anak sepanjang galah, sebagaimana kita berusaha membalas kasih sayang seorang ibu tidak akan bisa mengalahkan dan menandingi kasih sayang ibu.

Akhlak kedudukannya lebih tinggi dari pada ilmu. Berakhlak kepada orang tua salah satu cara berbhakti kepada mereka dan Allah SWT juga memerintahkan untuk berbhakti kepada orang tua. Serta menempatkan berbuat baik kepada orang tua dari pada manusia lain. Memperlakukan orang tua dengan baik adalah salah satu perilaku yang mulia.

Ilustrasi: google

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *