Beranda / Esai / Opini / Hal-Hal Sederhana yang Harus Diperhatikan dalam Leadership

Hal-Hal Sederhana yang Harus Diperhatikan dalam Leadership

Leadership

Menjadi manusia, berarti menjadi makhluk sosial. Kendati demikian, pernyataan tersebut masih menyimpan segudang enigma. Bagaimana tidak, manusia akan merasa kesepian jika tidak ada teman untuk ngobrol. Tuhan telah menakdirkan manusia untuk hidup saling berpasangan dan berkelompok. Oleh sebab itu, tentunya ada norma-norma yang mesti ditaati dalam menjalin status kesosialan manusia itu.

Di era sekarang, bagaimana manusia hidup dan berpandai-pandai menempatkan posisinya, disebut dengan istilah leadership. Kata yang berakar dari bahasa Inggris itu memiliki makna yang cukup luas. Kendati secara lateral dimaknai sebagai kepemimpinan, namun bukan hanya merujuk dalam memimpin roda organisasi atau lembaga-lembaga lainnya. Namun lebih kepada membangun pola pikir yang matang di setiap sisi-sisi kehidupan manusia.

Leadership berkaitan dengan pola komunikasi dengan pihak lain. Itu mungkin terlihat sederhana. Tetapi dari hal sederhana itu memiliki pengaruh yang sangat signifikan. Contoh sederhananya seperti ketika kita hidup bertetangga. Manusia yang asalinya sebagai makhluk sosial, tentunya ingin menjalin komunikasi yang baik, saling tolong menolong, dll. Namun jika kita tidak pernah bertegur sapa dengan tetangga, jarang membantu, maka respon mereka terhadap kita akan buruk. Bahkan, jika kita sedang dalam keadaan sulit seperti terlilit utang, boro-boro mereka mau meminjamkan uangnya. Wong kita aja ‘tidak pernah’ menghargai mereka.

Itu merupakan leadership di lingkungan sosial. Lalu, bagaimana leadership di ranah organisasi atau lembaga-lembaga resmi?

Balik lagi ke hal yang pertama. Pola komunikasi harus dijalin dengan baik. Jika pimpinan utama tidak bisa membangun komunikasi yang baik ke anggotanya, bagaimana akan terjalin kekompakan dan kesamaan visi? Sebab, maju tidaknya suatu organisasi tergantung kekompakan dalam berkerja sama di setiap menjalankan program kerjanya.

Selain itu, manajemen waktu harus diatur dengan baik. Berkecimpung di lembaga atau organisasi tentunya memiliki seabrek program kerja. Itu semua tidak akan berjalan jika pembagian deadline dan schedule-nya tidak jelas. Seusai memiliki pembagian waktu yang bagus, maka tinggal kerja optimal dan semaksimal mungkin agar setiap program kerja selesai pada waktunya. Bagus lagi jika dapat tuntas sebelum waktunya.

Dengan begitu, komunikasi dan manajemen waktu yang baik menjadi kunci utama dalam mengarungi ranah-ranah organisasi maupun lembaga/insntansi.

Ilustrasi: google

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *