Beranda / Seni dan Sastra / Menumpas Kesombongan ~ Puisi Yanuar Abdillah

Menumpas Kesombongan ~ Puisi Yanuar Abdillah

sombong

Menumpas Kesombongan

Tuhanku, aku melihat para insan

melafalkan takbir-Mu

dengan lantang dan garang.

Aku terheran-heran sebenarnya

siapa yang mereka agungkan,

hati nurani mereka ataukah keseombongan

mereka?

 

Tuhanku, Engkaulah Al-Kabir itu

Zat yang tak perlu pengakuan

dari lisan-lisan manusia

yang dipenuhi iri dan dengki.

 

Engkau Maha Akbar

yang menjangkau segala hal

yang nampak dan yang gaib

 

Tuhan, aku berlindung pada-Mu

dari kesilapan dan kekhilafan diriku

yang senang mengagungkan jiwaku

dengan lafaz takbir-Mu.

 

Purbalingga, Januari 2022

 

 

Singgasana Tuhan

Tuhan tidak ada di

masjid-masjid yang dibangun

dengan dana sumbangan para

insan yang ingin dipandang

berderma.

 

Sebaliknya,

Tuhan ada di manapun.

 

Di hati para pedagang 

pasar yang menutup

pintu rezekinya di

kala azan berkumandang.

 

Di jiwa para petani

yang rehat dan solat

saat zuhur mengibarkan

masanya

 

Di hati para pendosa

yang merasa hampa

dan gelisah karena dosa

yang ditunaikannya.

 

Purbalingga, Januari 2022

 

 

Tugas Air

Air menyapu segala

najis yang melekat pada

raga manusia.

Air menggilas segala

bangkai yang terdampar

di hulu-hulu sungai.

Air membersihkan

hadas  pada tubuh

para insan

Semua akan mengalir

ke laut. Dalam haribaan

laut air menyucikan dirinya

sendiri dan semua yang

melekat padanya, termasuk bangkai-

bangkai ikan.

 

Ringkasnya, semua bisa

disucikan dengan air

terkecuali hati manusia

yang dikuasi amarah dan dendam.

Hakikat air  adalah

memberi maaf

dan memaafkan.

 

Purbalingga, Januari 2022

 

 

Bacalah

Para orang tua mendoktrin

anak-anaknya agar pandai

mengais rezeki dan meraih takhta sukses.

 

Mereka sekolakan putra-putrinya

di sekolah-sekolah mewah,

hati mereka gemerlap

dalam pancaran duniawi

 

Puta-putrinya dituntut ini-itu.

Dipaksa harus bisa ini, bisa itu.

 

Wahai manusia

Firman Tuhan sangatlah sederhana

Bacalah dengan asma Tuhanmu

Dengan iqra kau tak akan tersesat

Dengan iqra kau tak akan terjerat maksiat

Dengan iqra kau tak akan melarat

 

Purbalingga, Januari 2022

Ilustrasi: google

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *